Makalah PTK


HAKEKAT PENELITIAN TINDAKAN KELAS

 

 

Mata Kuliah

PenelitianTindakanKelas

 

Dosen pengampu

 

H. M. SAMSUL ARIFIN M.PD.

 

 

 

 

 

 

 

OLEH :

–          Muhammad Ali Murtadlo

–          Muhammad Khoirul Anwar

–          Agung Budi Utomo

–          Bayu Indra Kusuma

 

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL URWATUL WUSTQO JOMBANG

(STIT – UW JOMBANG)

TAHUN AKADEMIK 2012/2013

 

Kata Pengantar

Syukur alhamdulillah karena berkat Allah SWT kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat  serta salam kami haturkan atas kehadirat rosulillah muhammad SAW. Yang telah membimbing kita untuk selalu di jalan-Nya. Kami haturkan pula terima kasih bayak kepada Bapak Samsul Arifin, M.Pd. yang telah membimbing kami menyelesaikan makalah.

Makalah ini kami beri judul “Hakekat Penelitian Tindakan Kelas”, karena di dalam makalah ini menerangkan beberapa pengertian juga manfaat dari PTK. Yang mana makalah ini kami susun guna memahami dan mengulasi hal-hal yang berkenaan dengan PTK. Juga sebagai pemenuhan tugas mata kuliah MD PTK.

Tak ada gading yang tak retak. Sebuah peribahasa yang selalu kami pegang. Oleh karena itu guna penyempurnaan makalah ini kami harap kritik dan saran pembaca. Atas partisipasinya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

Tim Penyusun

 

 

 

Daftar Isi

 

BAB 1 : PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang      ……………………………………………………….

1.2 Rumusan Masalah             ……………………………………………….

1.3 Tujuan       ……………………………………………………………….

BAB 2 : ISI

2.1 Pengertian PTK     ……………………………………………………….

2.2 Tujuan Dan Karakteristik PTK

2.3 Manfaat PTK

2.4 Kelebihan Dan Kekurangan PTK

2.5 Asas – Asas PTK

2.6 Validasi Dan Reliabelitas PTK

BAB 3 : PENUTUP

3.1 Kesimpulan

3.2 Kritik Dan Saran

 

 

 

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Sebagai pekerja professional guru harus memiliki sejumlah kompetensi khususnya dalam pengelolaan pembelajaran. Seperti yang tercantum dalam Undang – Undang Nomor 14 tahun 2006 tentang guru dan dosen menjelaskan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utaman mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan  mengevaluasi peserta didik pada usia dini jalur pendidikan formal, tingkat dasar dan menegah.

Seorang guru dikatakan profesional dalam bidang tertentu manakala memiliki sejumlah kompetensi sesuai dengan keahlian hasil dari proses pendidikan. Yang mana dijelaskan pada Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2006 Pasal 10 bahwa kompetensi guru mencakup kompetensi pedagogis, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Dan sebagai pekerja profesional guru haruslah mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dengan cara melakukan Penelitian Tindakan Kelas.

1.2  RUMUSAN MASALAH

  1. Apa Pengertian Penelitian Tindakan Kelas?
  2. Apa Tujuan Penelitian Tindakan Kelas?
  3. Apa Manfaat Penelitian Tindakan Kelas?
  4. Apa Kelebihan dan Keterbatasan Penelitian Tindakan Kelas?
  5. Apa Asas-asas Penelitian Tinadakan Kelas?
  6. Apa Validasi dan Reliabelitas dalam Penelitian Kelas?

1.3  TUJUAN

–          Untuk mengerti serta mendalami hakekat dari penelitian tindakan kelas (PTK)

–          Untuk mengerti kegunaan serta fungsi dari penelitian tindakan kelas

–          Sebagai pemenuhan tugas mata kuliah MD dan PTK.

BAB 2

2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

PTK adalah terjemahan  dari bahasa Inggris “classroom action research”,Menurut Kemmis (1988) Penelitian Tindakan adalah suatu bentuk penelitian flektif dan kolektif yang dilakukan oleh peneliti dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran praktik sosial mereka.McNiff (1999: 1) dalam bukunya yang berjudul Action Research  Principles and Practice memandang PTK sebagai  bentuk penelitian reflektif yang dilakukan oleh guru sendiri yang hasilnya  dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk pengembangan kurikulum, pengembangan sekolah, pengembangan keahlian mengajar, dan sebagai  salah  satu bentuk  evaluasi  diri  guru.

Menurut Elliot (1982) Mengatakan, “The Fundamental aim of action research is to improve practice rather than to produce knowledge.

Secara etimologi PTK, Penelitian adalah suatu proses pemecahan masalahyang dilakukan secara sistematimatis, empiris dan terkontrol. Tindakan adalah perlakukan tertentu yang dilakukan oleh peneliti yaitu Guru. Kelas adalah tempat proses pembelajaran berlangsung. Dari penjelasan di atas dapat diartikan sebagai proses pengkajian masalah pembelajarandi dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata serta serta menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut[1].

2.2 Tujuan dan Karakteritik PTK

Penelitian Tindakan Kelas memiliki 3 tujuan yaitu peningkatan praktik, pegembangan profesional dan peningkatan situasi tempat praktik berlangsung. Dapat di jelaskan sebagai berikut :

  1. Peningkatan praktik, yaitu untuk menemukan atau meggeneralisasikan sesuatu terlepas dari kebutuhan dan tuntutan masyarakat pada umumnya.
  2. Pengembangan profesional, yaitu sebagai sarana yang dapat mengembangkan sikap profesional guru. Melalui PTK guru akan selalu berupa meningkatkan kemampuanya dalam pengelolaan proses pembelajaran.
  3. Peningkatan situasi tempat praktik berlangsung, yaitu untu menyelesaikan masalah praktis yang dihadapi dalam proses pembelajaran.

Sesuai denga tujuan PTK di atas , maka PTK memiliki karakteristik sebagai berikut :

  1. Peningkatan kualitas proses dan hasil belajar.
  2. Masalah yang diuji bersifat praktis.
  3. Digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran.
  4. Tanggung jawab PTK ada pada guru sebagai praktisi.
  5. Dilaksanakan sesuai dengan program pembelajaran yang sedang berjalan.

2.3 Manfaat PTK

Manfaat PTK dapat diklasifikasikan menjadi 4 yaitu, manfaat bagi guru, manfaat bagi siswa, manfaat bagi sekolah dan manfaat bagi teori pendidikan.

  1. Manfaat bagi guru
    1. Dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
    2. Dapat menumbuhkan kepuasan serta rasa percaya diri.
    3. Dapat memunculkan ide-ide baru dalam proses pembelajaran.
    4. Dapat mendorong guru untuk memiliki sika profesional.
    5. Dapat memacung guru untuk selalu mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  1. Manfaat bagi siswa
    1. Dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa jenuh dalam mengikuti proses pembelajaran.
    2. Dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.
  1. Manfaat bagi sekolah

Guru-guru yang kreatif, inovatif serta profesional tinggi dapat membuka kesempatan bagi sekolah yang bersangkutan untuk maju dan berkembang.

  1. Manfaat bagi teori pendidikan

Dapat menjadi jembatan teori dan praktik,dengan artian seorang praktisi ataupun guru akan berkolaborasi dengan seorang akademikus sehingga berpotensi menerjemah kan teori yang bersifat konseptual menjadi hal-hal yang bersifat riil dan praktis.

2.4 kelebihan dan keterbatasan PTK

Kelebihan :

–          Adanya kerjasama antara guru, siswa dan ahli peneliti dari LPTK.

–          Menghasilkan kreatifitas serta inovasi

–          Hasil penelitian lebil validitas dan reliabelitas.

–          Hasil yang diperoleh dapat secara langsung diterapkan oleh guru.

Keterbatasan :

–          Guru cenderung konvesional.

–          Hasilnya tidak bersifat universal atau secara umum.

–          Penelitiannya bersifat kondisional dan situasional, yang kadang tidak menerapkan metode ilmiah yang ajek

2.5  Asas-Asas PTK

karena tujuan utama PTK bukan menemukan atau menggeneralisasikan akan tetapi memperbaikan proses pembelajaran. Oleh karena itu baik dalam proses pengumpulan data, menganalisis datat sampai pada proses pengambilan kesimpulan sangat situasiona sesuai engan keadaan tertentu dan bersifat subjektif. Ada beberapa asas proses pelaksanaan PTK. Yaitu asas reflektif, asas kolaboratif dan asas resiko.

  • Asas reflektif, yaitu untuk mencari dan menemukan berbagai kelemahan yang dilakukan oleh guru itu sendiri.
  • Asas kolaboratif, dalam melkukan PTK minimal ada 3 kelompok yakni, guru, observer dan siswa. Yang harus memberikan penilaian dari sudut yang berbeda sehingga akan memberi perluasan pandangan.
  • Asas resiko, guru haruslah berani menanggung resiko berbagai kemungkinan yang terjadi seperti:

Resiko kegagalan tindakan yang dilakukan.

Adanya tuntutan tertentu dari berbagai pihak.

Adanya kejadian-kejadian diluar dugaan dan perhitungan peneliti.

2.6  Validitas dan Reliabelitas PTK

1.            Validitas penelitianmenurut Burns, (1999) validitas penelitian dibagi menjadi 5 yaitu:

  1. validitas demokratif
  2. validitas hasil
  3. validitas proses
  4. validitas katalik
  5. validitas dialogis

2.            Reliabelitas

penyajian data PTK haruslah apa adanya. Misalnya menyajikan rekamanrekaman tentang pembelajaran yang berlangsung dan membandingkannya dengan data yang dikumpulkan melalui instrumen yang berbeda.

Bab 3

Penutup

Kesimpulan

PTK berkembang dari penelitian tindakan ( action research) yang dapat diartikan sebagai suatu bentuk penelitian reflektif dan kolektif yang dilakukan oleh peneliti dan situasi sosial untuk meningkatkan penalaran praktik sosial mereka. Arti penelitian tindakan kelas (PTK) itu sendiri adalah proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara melakukan berbagai tindakan yang terencana dalam situasi nyata serta menganalisis setiap pengaruh dari perlakuan tersebut. Tujuan penelitian tindakan meliputi tiga hal, yakni peningkatan praktik, pengembangan profesional dan peningkatan situasi tempat praktik berlangsung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka

Sanjaya, Wina(2012). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Aqib, Zainal M. (1990).Classroom Teaching Skill. Canada: D.C. Heath and Company.

Wardhani,IDkk. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Jkarta : Universitas Terbuka.

Sanjaya, Wina.(2008) Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup

http://www.wikipedia.com


[1] Wina Sanjaya, Penelitian Tindakan Kelas,karisma putra utama, jakarta : 2012. Hal 26

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: